Mama Watubo by Mey

Hello Semua! Mey disini. Mantan anak magang bagian kreatif di kantor Noesa tahun 2018 yang lalu. Kali ini saya mau berbagi cerita sedikit soal ilustrasi yang pernah saya buat. Bisa dibilang ide membuat ilustrasi dari Mama-mama Kelompok Tenun Watubo sudah agak berkarat. Waktu itu Hari Ibu tahun 2018, akhirnya bisa juga ilustrasi ini selesai.

Secara pribadi, Mama-Mama ini adalah idola saya, dan kumpulan gambar ini adalah bentuk apresiasi saya kepada mama-mama disana yang masih semangat menenun. Sekaligus menjadi media untuk saya untuk memperkenalkan mereka kepada teman-teman saya. Alasan dibalik rasa kagum saya sebenarnya tidak spektakuler, salah satunya adalah, mereka masih tetap menggunakan alat tenun tradisional, dan mereka masih menggunakan teknik pewarnaan alam yang ramah lingkungan.

Mama Roslina. Illustration by @meyoong_

Dari semua anggota Kelompok Tenun Watubo, kalau boleh diurut, nomor satunya saya mau sebut Kak Rosvita Sensiana, yakni Sang Ketua kelompok tenun tersebut. Kak Rosvita adalah jembatan saya untuk belajar soal Maumere. Ada satu yang saya ingat dari perkataan beliau, yakni Bumi itu adalah ibu, jadi sebaiknya selalu disayang dan dijaga, sementara sang langit ialah Bapak.

Bangkit dari perkataan itu, ilustrasi ini pun selesai. Saya juga menaruh ornamen alam pada ilustrasi kali ini. Doakan semoga tidak hanya 4, namun saya bisa menggambarkan ke-22 anggota Watubo ya! 

Facebook Comments

Leave a Reply